Skip to main content

Search This Blog

Cara Mengatasi Berbagai Jenis Hama Penyakit Ikan Patin

Cara Mengatasi Berbagai Jenis Hama Penyakit Ikan Patin Di Update Agustus 2018

Cara Mengatasi Berbagai Jenis Hama Penyakit Ikan Patin  – Sudah tahu penyebab kematian ikan patin? Atau ingin tahu cara mengatasi ikan patin yg stres? Penyakit bahwa salah satu faktor penyebab kegagalan usaha budidaya ikan patin. tetapi, serangan hama biasanya tidaklah separah serangan penyakit.

Usaha budidaya yg dilakukan secara intensif bisa dicirikan dengan semakin tingginya padat penebaran dan semakin banyaknya pakan yg diberikan.

Kenapa Ikan Patin Mati Mendadak?


Masalahnya, air yg digunakan sebagai media hidup ikan patin akan mengalami pengotoran, khususnya dampak metabolisme. Keadaan seperti itulah yg akan membuka peluang bagi tumbuh dan berkembangnya penyakit ikan.
Untuk itu, sebelum memulai suatu usaha budidaya ikan patin, peternak ikan perlu membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan yg memadai mengenai penanggulangan hama dan penyakit ikan.

Cara Mengatasi Berbagai Jenis Hama Penyakit Ikan Patin

Ada beberapa upaya yg bisa dilakukan guna mencegah terjadinya serangan hama dan penyakit ikan patin, bahwa dengan mengetahui penyebab sakitnya ikan patin, tanda – tanda ikan sakit, cara mencegah agar ikan tidak sakit, serta mengobati seumpama ikan patin telah terserang penyakit.

Hama dan Penyakit Ikan Patin

 

Seperti telah dijelaskan di atas, serangan hama biasanya tidaklah separah serangan penyakit ikan. Hama biasanya berukuran lebih besar daripada ikan dan bersifat memangsa. Pada usaha budidaya ikan patin, kemungkinan terjadinya serangan hama lebih banyak dialami pada usaha pendederan atau pembesaran lantaran kedua usaha tersebut dilakukan dialam terbuka, seperti di jaring, kolam, atau karamba, sedangkan usaha pembenihan dilakukan di ruang tertutup.  Jenis – jenis hama yg bisa menyerang ikan patin adalah linsang, biawak, ular air, kura-kura, dan burung.

Pemberantasan Hama Ikan Patin

Cara pemberantasan yg paling efektif adalah secara mekanis atau membunuhnya langsung seumpama hama tersebut ditemukan dilokasi budidaya.  Cara lain yg bisa dilakukan adalah dengan memasang perangkap, terutama bagi hama – hama tertentu atau dengan memasang umpan yg telah diberi racun.  Pencegahan yg paling aman adalah dengan membersihkan areal kolam dari rumput atau semak yg menjadi serang hama atau dengan melokalisir seluruh areal kolam dengan pagar tembok atau beton sehingga hama tidak bisa masuk ke lokasi budidaya ikan patin.

Jenis Penyakit Ikan Patin

Secara umum, penyakit yg menyerang ikan patin digolongkan ke dalam dua golongan.

1. Pertama, penyakit non infeksi, bahwa penyakit yg timbul dampak adanya gangguan faktor yg bukan patogen. Penyakit ini tidak menular.

2. Kedua, penyakit dampak infeksi yg timbul karena gangguan organisme patogen.

Penyakit Non Infeksi 

Keracunan dan kekurangan gizi adalah contoh penyakit non infeksi yg bisa ditemukan pada budidaya patin. Ada budidaya faktor yg menyebabkan ikan patin keracunan, bahwa pemberian pakan yg kualitasnya kurang baik atau terjadinya pencemaran air media budidaya dampak tumpukan bahan organik atau sampah yg membusuk.  Kekurangan gizi umumnya dikarenakan pemberian pakan tambahan yg kurang bermutu.

Tanda – Tanda Ikan Patin Terkena Penyakit

Tanda – tanda ikan patin yg keracunan bisa di lihat dari tingkah lakunya yg berenang megap-megap dipermukaan air. Tanda – tanda ikan patin kekurangan gizi bisa dilihat dari bentuk tubuhnya yg kurus, kepala relatif besar, serta gerakan yg kurang lincah.  Tindakan pencegahan yg bisa dilakukan seumpama ikan patin keracunan adalah dengan membagikan pakan yg sesuai dengan anjuran. Juga lingkungan budidaya harus tetap dijaga kebersihannya.

Sementara itu, agar ikan patin tidak kekurangan gizi, pakan harus diberikan dalam jumlah cukup serta berkandungan protein tinggi dan dilengkapi dengan vitamin dan mineral.

Penyakit Ikan Patin dampak Infeksi

Hama dan Penyakit Ikan Patin – Parasit

Penyakit yg sering menyerang ikan patin adalah penyakit bintik putih atau yg lebih populer disebut white spot. Penyakit ini terjadi dampak infeksi yg tergolong ke dalam parasit. Penyakit ini umumnya menyerang ikan patin yg masih berukuran benih berumur antara 1 – 6 minggu. Parasit ini sering dijumpai secara berkelompok dilapisan lendir kulit, sirip, dan lapisan insang. Karena warnanya putih, penyakitnya disebut bintik putih.

Ciri – Ciri Ikan Patin Sakit Terkena Parasit serta Cara Mencegahnya

Gejala serangannya bisa dicirikan dengan adanya bintik – bintik putih dibagian-bagian tubuh yg sudah disebutkan di atas dan ikan berenang tidak normal. Untuk menanggulangi infeksi bisa digunakan formalin yg mengandung malachite green oxalate (FMGO) sebanyak 4 gram/liter air. Pencegahan pada ikan-ikan patin yg berukuran lebih besar bisa dilakukan dengan perendaman selama 24 jam dalam FMGO dengan dosis 10 ml/m3 air seminggu sekali.

Hama dan Penyakit Ikan Patin – Bakteri

Penyakit bakteri yg bisa menyerang ikan patin adalah aeromonas sp. Dan pseudomonas sp. Penyakit ini menyerang bagian perut, dada, dan pangkal sirip disertai dengan perdarahan. seumpama terserang, lendir ditubuhnya berkurang serta tubuh terasa  kasar saat di raba. seumpama ikan patin yg telah terserang cukup parah, tindakan yg dilakukan adalah dengan memusnahkan ikan tersebut agar tidak menulari ikan patin lainnya.

 

 

 

Obat Ikan Patin Stress

seumpama belum parah, bisa dilakukan pengobatan dengan cara perendaman menggunakan larutan PK (kalium permanganat) sebanyak 10 – 20 ppm selama 30 – 60 menit. Cara pengobatan lain yg bisa dilakukan adalah dengan merendam ikan ke dalam larutan nitrofuran sebanyak 5 – 10 ppm selama 12 – 24 jam atau ke dalam larutan oksitetrasiklin sebanyak 5 ppm selama 24 jam. Selain dengan cara perendaman, pengobatan bisa pula dilakukan dengan cara mencampurkan obat-obata ke dalam makanan. Obat-obatan yg bisa digunakan adalah chloromycetin sebanyak 1-2 gram untuk setiap 1 kg makanan.

Hama dan Penyakit Ikan Patin – Jamur

Selain parasit dan bakteri, penyakit lain yg bisa menyerang ikan patin adalah jamur. Penyakit ini biasanya terjadi dampak adanya luka – luka di badan ikan. Penyebab luka tersebut mungkin dampak penanganan yg kurang baik saat pemanenan atau saat pengangkutan. Jamur yg menyerang ikan patin adalah dari golongan achly sp. Dan saprolegnia sp.

Ciri – ciri ikan patin yg terserang hama dan penyakit jamur adalah adanya luka di bagian tubuhnya, terutama di tutup insang, sirip, dan bagian punggung. Bagian – bagian itu ditumbuhi benang – benang halus seperti kapas berwarna putih hingga kecoklatan.

Obat Ikan Patin Jamuran

Pencegahan penyakit jamur ini bisa dilakukan dengan menjaga kualitas air yg sesuai dengan kebutuhan  ikan serta menjaga ikan – ikan patin tidak mengalami luka – luka di bagian-bagian yg disebutkan di atas. seumpama telah terserang penyakit, rendamlah ikan tersebut kedalam larutan malachite green oxalate dengan dosis 2 – 3 gram/m3 air selama 30 menit. Agar ikan patin benar – benar sembuh dari penyakit, pengobatan diulang sampai tiga hari berturut – turut.

Itulah Cara Mengatasi Berbagai Jenis Hama Penyakit Ikan Patin, semoga bisa membantu anda.

Cara Mengatasi Berbagai Jenis Hama Penyakit Ikan Patin
| Kamikaze