Skip to main content

Search This Blog

Syarat Pembenihan Ikan Patin Yang Intensif Agar Hasil Memuaskan

Syarat Pembenihan Ikan Patin Yang Intensif Agar Hasil Memuaskan Di Update Juli 2020

Syarat Pembenihan Ikan Patin Yang Intensif Agar Hasil Memuaskan – Sudah tahu pembenihan ikan patin pdf? Atau ingin tahu video pemijahan ikan patin? Sebelum menyiapkan unit pembenihan, ada persyaratan yg mutlak harus dipenuhi agar kegiatan pembenihan mampu berjalan atau berfungsi sesuai dengan yg diharapkan.

Persyaratan yg di maksud untuk ikan patin yaitu sebagai berikut :

Pertama, air yg digunakan harus bersih, jernih, dan mengalir terus – menerus guna menyuplai oksigen serta menggerakkan telur yg sedang di tetaskan.  Kedua, suhu udara dan suhu air di unit pembenihan harus stabil, tidak berfluktuasi. Satu unit pembenihan ikan patin terdiri atas beberapa bagian yg satu dengan lainnya saling terkait dan merupakan satu sistem, sehingga semua bagian tersebut harus ada.


 

Bagian – bagian atau sayarat pembenihan ikan patin tersebut sebagai berikut.

Syarat Pembenihan Ikan Patin Yang Intensif Agar Hasil Memuaskan

Syarat Pembenihan Ikan Patin

Ruang Tertutup

 

Ruang tertutup yaitu suatu ruang yg di desain khusus, sehingga ventilasi atau pertukaran udara di dalam ruang udara di luar sangat sedikit. Dengan begitu, suhu udara didalam ruang tetap stabil pada kisaran antara 28-30% c.

Ruang tertutup tersebut mampu di buat secara permanen dengan dinding dan lantai dasar tembok, mampu juga secara semipermanen. Ruang ini juga mampu di buat dari ruang – ruang yg sudah ada sebelumnya, seperti bekas gedung, asalkan suhu udara diruang itu tetap stabil. Luas bangunan ruang tertutup minimal 20 m2. Di dalam ruang tertutup terdapat wadah penetasan telur, penyaringan air, dan pemeliharaan larva. Dengan begitu, ruang ini mampu menjadi sentra kegiatan pembenihan.

Semua kegiatan pembenihan, dari penyuntikan induk jantan dan betina, striping atau pengurutan telur dan pembuahan, penetasan telur, sampai perawatan larva atau benih, akan terpusat didalamnya.

Syarat Pembenihan Ikan Patin – Listrik  

 

Aliran listrik yg berasal dari PLN diperlukan dalam kegiatan pembenihan. Fungsinya untuk memberi penerangan, menggerakkan pompa isap agar sirkulasi air tetap berjalan selam kegiatan pembenihan berlagsung, serta menggerakkan aerator (pompa udara) guna menyuplai oksigen yg terlarut ke dalam air.

Aliran listrik dari PLN yg digunakan untuk pembenihan mampu menggunakan atau memanfaatkan aliran listrik yg ada di rumah tangga, atau menggunakan aliaran listrik tersendiri. Kapasitas listrik yg diperlukan untuk satu unit pembenihan ikan patin minimal 450 va (watt).

Air bersih 

Air yg digunakan untuk pembenihan ikan patin harus bersih dan jernih dan tidak mengandung kaporit. Hal tersebut di maksudkan agar telur – telur ikan patin yg sedang ditetaskan mampu menetas dengan sempurna. Sumber air mampu berasal dari sumber  air mampu berasal dari sumur pompa yg mampu digunakan untuk keperluan keluarga, atau sumur pompa tersendiri yg di buat terpisah.

Sebelum digunakan, sebaiknya air yg berasal dari sumur pompa ditampung dahulu beberapa saat dalam tempat penampungan sementara untuk menetralisir air dari bahan – bahan beracun yg tepat mengganggu proses penetasan telur serta untuk menstabilkan suhu.  Air yg ditampung sementara tersebut dialirkan ke unit pembenihan melalui pipa paralon.

Syarat Pembenihan Ikan Patin – Bak Filter 

 

Bak filter merupakan salah satu syarat pembenihan ikan patin yg harus ada. Bak filter berfungsi sebagai tempat untuk menyaring air yg berasal dari wadah penetasan telur. Bak filter tidak harus permanen dari tembok.

Bak filter mampu di buat dari wadah-wadah tertentu yg mampu dipindah – pindahkan guna memudahkan pengaturan tata letak atau posisi. Bak filter air yg mampu digunakan antara lain bak fibre glass berukuran 1 x 1 x 1 m atau tong plastik bekas volume 200 liter. Bak filter diletakkan sedikit di atas bak untuk menampung air, sehingga air yg telah tersaring akan mengalir ke dalam bak penampungan air. Antara bak filter dan bak penampungan air dihubungkan dengan paralon berukuran 2 inci.

Agar air benar-benar tersaring, didalam bak  filter tadi disusun bahan-bahan penyaring. Dilapisan bawah berupa batu kerikil, lapisan berikutnya berupa ijuk dan arang, lapisan di atasnya berupa pasir, dan lapisan paling atas berupa batu kerikil. Tebal setiap lapisan kurang lebih 3-5 cm. Sebelum di susun, bahan-bahan yg akan digunakan dibersihkan terlebih dahulu guna menghindari terjadinya serangan penyakit.

Bak Penampungan Air Bersih 

Bak penampungan air bersih berfungsi untuk menampung air bersih yg berasal dari bak filter. Bak penampungan air bersih mampu terbuat dari fiber glass berukuran 1 x 1 x 1 m atau tong plastik bekas volume 200 liter. Posisi bak penampungan air bersih harus berada sedikit di bawah bak filter. Maksudnya agar air yg berasal dari bak filter mengalir dengan sendirinya ke bak penampungan tersebut.

Syarat Pembenihan Ikan Patin – Water Turn

Water turn atau tempat penampungan air berupa tong plastik bekas bervolume 200 liter. Water turn diletakkan ditempat yg paling tinggi diantara wadah-wadah lainnya.  Tempat ini diletakkan di atas penyangga yg terbuat dari kerangka kayu kaso pada ketinggian kurang lebih 180 cm dari lantai dasar bangunan.  Hal tersebut dimaksudkan untuk memudahkan dalam mengalirkan air ke corong – corong atau tempat penetasan telur dan tempat penampungan larva(benih) yg baru menetas.

Water turn dilengkapi dengan tiga saluran air yg terbuat dari pipa paralon. Pertama, pipa pemasukan air yg berfungsi untuk mengalirkan air dari wadah penampungan air bersih. Kedua, pipa mengeluarkan air yg berfungsi untuk mengalirkan air dari water turn ke corong – corong tempat penetasan telur.  Ketiga, pipa pelimpasan air dari water turn ke wadah penampungan air bersih, untuk menjaga andaikan sewaktu-waktu air didalam water turn melimpah.

Pompa Isap 

Pompa isap yg digunakan sebanyak 1 buah. Fungsinya untuk mengalirkan air dari wadah penampungan air bersih ke water turn. Pompa isap yg digunakan yaitu pompa isap yg banyak dijual dipasaran dengan kapasitas 42 liter/menit.

Syarat Pembenihan Ikan Patin – Corong Penetasan Telur 

 

Syarat pembenihan ikan patin berupa corong untuk telur. Corong penetasan berfungsi sebagai tempat untuk menetaskan telur – telur. Corong penetasan tersebut dari fiber glass dengan diameter bagian atas 45 cm dan tinggi 45 cm. Dalam satu unit pembenihan sebaiknya di sediakan lima buah corong. Corong penetasan disusun secara berjajar dengan menggunakan rak kayu atau rak besi sebagai penyangga.

Setiap corong dilengkapi dengan pipa paralon pemasukan air yg berasal dari water tun dan pipa paralon pengeluaran air untuk mengalirkan air ke tempat penampungan benih.

Tempat Penampungan Larva

Wadah untuk menampung larva atau benih patin yg baru menetas berupa dua buah bak fiber glass berbentuk silinder (bulat) dan bervolume 500 liter. Selain itu, mampu pula digunakan bak fiber glass berukuran 2 x 2 x 0,5 m sebanyak 1 buah. Untuk memudahkan dalam penangkapan larva, wadah tersebut dilengkapi dengan hapa terbuat dari kain trilin dengan konstruksi seperti kelambu, tetapi dipasang terbalik) dengan berukuran 1 x 0,5 x 0,5 m sebanyak 2 buah.

Benih – benih yg baru menetas yg berasal dari corong penetasan akan terbawa aliran air dan akan tertampung didalam hapa. Dibagian tengah wadah penampungan larva di pasang pipa paralon yg berfungsi untuk mengalirkan air ke wadah penyaringan air (filter).

Syarat Pembenihan Ikan Patin – Tempat Pemeliharaan Benih 

Tempat pemeliharaan benih mampu berupa akuarium atau fiber glass. Jumlah akuarium atau bak pemeliharaan benih disesuaikan dengan jumlah benih yg dipelihara. andaikan menggunakan fiberglass berbentuk bulat berkapasitas 1 kubik air, jumlah tempat yg disediakan cukup enam buah. ‘

Blower (pompa udara) 

Untuk menambah suplai oksigen, setiap wadah dilengkapi dengan aerator yg berasal dari pompa udara (blower) yg dihubungkan dengan selang – selang kecil kesetiap wadah pemeliharaan larva. Untuk satu unit pembenihan dibutuhkan satu buah blower dengan kapasitas 5.000 liter/jam. Blower tersebut umumnya banyak dijual ditoko-toko peralatan perikanan atau ditempat-tempat penjual ikan hias.

Desain Lengkap Unit Pembenihan 

Desain lengkap unit pembenihan didapat dengan menghubungkan setiap bagian unit pembenihan. Pada prinsipnya, desain ini terfokus pada terjadinya sirkulasi air secara terus menerus, dari bak penampungan air bersih, kemudian dengan bantuan pompa isap air tersebut di alirkan ke dalam water turn, kemudian air di alirkan ke corong – corong penetasan telur dan penampungan larva serta bak filter atau penyaring air, lalu terakhir air di alirkan kembali ke bak penampungan air bersih.

Syarat Pembenihan Ikan Patin – Kolam Induk

Syarat pembenihan ikan patin yg terakhir ini berupa kolam. Induk ikan patin mampu dipelihara di kolam atau sangkar. Kolam atau sangkar mampu digunakan sebagai tempat pemeliharaan induk, baik sebelum atau seusai induk dipijahkan. Induk jantan dan betina mampu dipelihara didalam satu kolam atau sangkar dan tidak perlu dipisahkan seperti ikan mas. Hal tersebut di maksudkan untuk mengefisiensikan penggunaan kolam karena ikan patin dipijahkan secara kawin suntik.

Luas kolam yg digunakan disesuaikan dengan lahan yg tersedia, minimal luas kolam yg diperlukan yaitu 20 m2, dengan kedalaman minimal 100 cm. andaikan menggunakan sangkar kayu yg dilengkapi dengan rakit dan pelampung, ukuran sangkar yaitu 3 x 1,5 2 m , dengan jumlah kepadatan tebar 5 ekor/m3.  andaikan semua daftar syarat pembenihan ikan patin di atas tak dipenuhi, maka mampu dicarikan alternatif lainnya sesuai keahlian kamu. yaitu mampu dibuatkan alat tradisional.

Itulah Syarat Pembenihan Ikan Patin Yang Intensif Agar Hasil Memuaskan semoga bermanfaat.

Syarat Pembenihan Ikan Patin Yang Intensif Agar Hasil Memuaskan
| Kamikaze